Tampa Batas

Tmpa Batas video menyajikan tayang fovorit ter update.

10/12/2023

Saya iri melihat abu Ubaidah.

06/12/2023
03/12/2023

Waduuuuhhh...

27/11/2023

Spot nya mantap om

05/09/2023

Part 2

04/09/2023

Invansi Japan comedian part 1

29/08/2023

KAROKE DANGDUT DUET

28/08/2023

Mobil ini tipe apa..serius nanya??

26/08/2023

Mbak mbak nya sangat cantik.

22/08/2023

Amalkan zikir ini ya..

21/08/2023

Merak Bakauheni.๐Ÿ™๐ŸšŒ

19/08/2023

Syaikh.misyari Rasyid alafasi.

06/06/2023

Sedikit pesan

05/06/2023

Pujilah Allah dengan pujian mu yang terbaik
"Bertawasul lah dengan Amalan mu yang paling bagus,dan pasti kamu akan merasakan betapa kasih nya Allah kpadamu.

masya Allah tak disangka. Syaikh. misyari rasyid. Indonesia 05/07/2021

maasyaa Allah.

https://youtu.be/ifrRZMib0HQ

masya Allah tak disangka. Syaikh. misyari rasyid. Indonesia suara merdu syaikh. misyari rasyid.. ala indonesia yang viral.

Qori syamsuri firdaus, imam merdu. 16/06/2021

menggetarkan jiwa,membuat kerinduan menggebu untuk trus istiqomah shalat berjama'ah.

https://youtu.be/O90e3gWXb34

Qori syamsuri firdaus, imam merdu. Video Qori international mengimami sholat dg suara merdu nya dan kolaborasi irama nahawand syaikh misyari rasyid.

31/05/2021

hadits yg mrlembuat Abu Hurairah tersungkur pingsan berkali kali.

Uqbah bin Muslim dari Samir Al Ashbahiy bahwa suatu ketika ia menceritakan tatkala ia memasuki kota Madinah Al Munawwarah ia melihat seseorang sedang di kerumuni oleh banyak orang. Maka Saya bertanya : Siapa orang (yang di kerumuni) itu ?, orang-orang menjawab โ€œdia adalah Abu Hurairah Radhiyallahu Anhuโ€
Lantas saya mendekatinya di saat ia sedang berbicara dengan orang. Ketika pembicaraan telah usai dan suasana agak sepi maka bertanyalah saya kepada Sayyidina Abu Hurayrah Radhiyallahu Anhu.
โ€œSemoga Allah Taโ€™ala mengingatkanmu, beritahukanlah kepada saya sebuah hadits yang engkau dengar dan engkau hafal dari Rasulullah shalallahu alayhi wasallamโ€
Sayyidina Abu Hurairah ra menjawab โ€œDuduklah, akan aku beritahukan kepadamu suatu hadits yang Rasulullah SAW beritakan kepadaku yang (pada waktu itu) tidak seorang pun (yang ada disitu) selain hanya ada aku dan Rasulullah shalallahu alayhi wasallamโ€
Lalu Sayyidina Abu Hurairah ra menarik nafas panjang lalu jatuh tersungkur dan pingsan.
Setelah siuman ia lalu mengusap mukanya dan berkata โ€œSungguh, aku akan memberitahukan kepadamu suatu hadits yang di beritahukan kepadaku dari Rasulullah shalallahu alayhi wasallamโ€
Kemudian Sayyidina Abu Hurairah ra menarik nafas panjang dan terdiam dalam waktu yang cukup lama. Setelah sadar ia mengusap mukanya dan berkata โ€œSungguh, aku akan memberitahukan kepadamu suatu hadits yang di beritahukan kepadaku dari Rasulullah shalallahu alayhi wasallamโ€œ.
Lalu ia menarik nafas panjang dan diam cukup lama. Setelah sadar ia mengusap mukanya dan berkata,
โ€œRasulullah shalallahu alayhi wasallam menceritakan kepadaku dimana beliau shalallahu alayhi wasallam bersabda :

โ€œSesungguhnya nanti pada hari kiamat Allah Yang Maha Pemberi Berkah lagi Maha Tinggi akan mengadili semua makhluk-Nya dan setiap makhluk akan bertekuk lutut (di hadapan Allah Azza wa Jalla). Orang yang pertama di panggil adalah seseorang yang membaca dan memahami Al-Qurโ€™an, seseorang yang berperang di jalan Allah, dan seseorang yang mempunyai banyak harta.

Allah Taโ€™ala berfirman kepada orang yang pandai membaca dan memahami Al-Qurโ€™an, โ€œBukankah AKU telah mengajarkan kepadamu apa yang AKU turunkan kepada utusan-Ku?โ€
iya menjawab โ€œbenar wahai Rabbiโ€

Allah Taโ€™ala bertanya lagi, โ€œKemudian apa yang kamu kerjakan terhadap apa yang kamu ketahui?โ€

iya menjawab โ€œSaya mengerjakannya sepanjang siang dan malamโ€

lalu Allah Taโ€™ala menjawab, โ€œKamu bohongโ€

dan Para Malaikat pun menjawab, โ€œKamu bohong !, kamu hanya ingin dikatakan bahwa si Fulan pandai membaca Al-Qurโ€™an dan yang demikian itu telah di ucapkan orangโ€.

Dan Allah Taโ€™ala bertanya kepada orang yang mempunyai banyak harta, dan orang yang mempunyai banyak harta menjawab โ€œSaya telah menyambung hubungan persaudaraan dan bersedekah dengannyaโ€

lalu Allah berfirman โ€œKamu bohong !โ€

dan Malaikat pun berseru โ€œKamu bohong!, kamu hanya ingin dikatakan bahwa si Fulan pemurah, baik hati, tidak pelit, dan yang demikian itu telah diucapkan orangโ€.

Dan orang yang berperang di jalan Allah didatangkan dan Allah Taโ€™ala bertanya kepadanya, โ€œKarena apa kau berperang?โ€

ia menjawab โ€œSaya berperang di jalan-Mu sehingga saya terbunuhโ€

Allah Taโ€™ala berfirman โ€œKamu bohong!โ€

Malaikat pun berseru โ€œKamu bohong!, kamu hanya ingin di katakan bahwa si Fulan itu pemberani, dan yang demikian itu telah di katakan (kepadamu)โ€

Setelah itu Rasulullah shalallahu alayhi wa sallam memukul lututku dengan tangan beliau, lantas (beliau shalallahu alayhi wasallam) bersabda โ€œWahai Abu Hurairah, tiga kelompok itulah yang merupakan makhluk Allah yang pertama yang nanti pada hari kiamat akan di nyalakan api (neraka)โ€
Sayyidina Abu Hurairah ra berkata lagi โ€œBerita ini sampai kepada Muโ€™awiyyah dan Muโ€™awiyyah menangis sejadi-jadinya dan berkata Allah dan Rasul-Nya benar, lantas ia membaca (Al Qurโ€™an surat Huud ayat 15-16),

Man kaana yuriidul hayaataddun-yaa waziinatahaa nuwaffi ilayhim aโ€™maalahum fiihaa wahum fiihaa laa yubkhasuun, Uula-ikal-ladziina laisa lahum fii-aakhirati ilaannaaru wahabitha maa shanaโ€™uu fiihaa wabaathilun maa kaanuu yaโ€™maluun.
(Barangsiapa menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepada mereka, balasan pekerjaan mereka di dunia, dengan sempurna, dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan. Itulah orang-orang yang tidak memperoleh (sesuatu) di akhirat, kecuali neraka, dan lenyaplah di akhirat itu, apa yang telah mereka usahakan di dunia, dan sia-sialah, apa yang telah mereka kerjakan).
Wallahu aโ€™lam bishshawab

25/04/2021

Kisah isro' mi'roj (1)

27/03/2021

Definisi Hadis, Khabar Dan Atsar

Definisi

ุงู„ู’ุญูŽุฏููŠู’ุซู ู…ูŽุง ุฌูŽุงุกูŽ ุนูŽู†ู ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽุŒ ุณูŽูˆูŽุงุกู‹ ูƒูŽุงู†ูŽ ู‚ูŽูˆู’ู„ุงู‹ ุฃูŽูˆู’ ููุนู’ู„ุงู‹ ุฃูŽูˆู’ ุชูŽู‚ู’ุฑููŠู’ุฑู‹ุง ุฃูŽูˆู’ ุตูููŽุฉู‹

Hadis adalah segala sesuatu yang datang dari Nabi saw, baik yang berupa perkataan, perbuatan, persetujuan, ataupun sifat

ุงู„ู’ุฎูŽุจูŽุฑู ู…ูŽุง ุฌูŽุงุกูŽ ุนูŽู†ู’ู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ูˆูŽ ุนูŽู†ู’ ุบูŽูŠู’ุฑูู‡ู ู…ูู†ู’ ุฃูŽุตู’ุญูŽุงุจูู‡ู ุฃูŽูˆู ุงู„ุชู‘ูŽุงุจูุนููŠู’ู†ูŽ ุฃูŽูˆู’ ุชูŽุงุจูุนู ุงู„ุชู‘ูŽุงุจูุนููŠู’ู†ูŽ ุฃูŽูˆู’ ู…ูŽู†ู’ ุฏููˆู’ู†ูŽู‡ูู…ู’

Khabar adalah segala sesuatu yang datang dari Nabi saw ataupun yang lainnya, yaitu shahabat beliau, tabiโ€™in, tabiโ€™ tabiโ€™in, atau generasi setelahnya

ุงู„ุฃูŽุซูŽุฑู ู…ูŽุง ุฌูŽุงุกูŽ ุนูŽู†ู’ ุบูŽูŠู’ุฑู ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู…ูู†ู’ ุงู„ุตู‘ูŽุญูŽุงุจูŽุฉู ุฃูŽูˆู ุงู„ุชู‘ูŽุงุจูุนููŠู’ู†ูŽ ุฃูŽูˆู’ ุชูŽุงุจูุนู ุงู„ุชู‘ูŽุงุจูุนููŠู’ู†ูŽ ุฃูŽูˆู’ ู…ูŽู†ู’ ุฏููˆู’ู†ูŽู‡ูู…ู’

Atsar adalah segala yang datang selain dari Nabi saw, yaitu dari shahabat, tabiโ€™in, atau generasi setelah mereka

Contah-contoh

Contoh hadis qouly (perkataan)

ุฅูู†ู‘ูŽู…ูŽุง ุงู„ู’ุฃูŽุนู’ู…ูŽุงู„ู ุจูุงู„ู†ู‘ููŠู‘ูŽุงุชู

Sesungguhnya setiap amal itu dengan niat

Contoh hadis fiโ€™ly (perbuatan) adalah hadis dari Aisyah ra.

ูƒูŽุงู†ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ุฅูุฐูŽุง ุฃูŽุฑูŽุงุฏูŽ ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽู†ูŽุงู…ูŽ ูˆูŽู‡ููˆูŽ ุฌูู†ูุจูŒ ุบูŽุณูŽู„ูŽ ููŽุฑู’ุฌูŽู‡ู ูˆูŽุชูŽูˆูŽุถู‘ูŽุฃูŽ ู„ูู„ุตู‘ูŽู„ุงูŽุฉู

Nabi saw apabila akan tidur, sedangkan beliau dalam keadaan junub maka beliau berwudlu seperti wudlu untuk shalat

Contoh hadis taqriry (persetujuan) adalah hadis dari Ibnu Abbas ra,

ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุฎูŽุงู„ูŽุชูŽู‡ู ุฃูŽู‡ู’ุฏูŽุชู’ ุฅูู„ูŽู‰ ุฑูŽุณููˆู’ู„ู ุงู„ู„ู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ุณูŽู…ู’ู†ุงู‹ ูˆูŽุฃูŽุถู’ุจู‹ุง ูˆูŽุฃูŽู‚ู’ุทุงู‹ ููŽุฃูŽูƒูŽู„ูŽ ู…ูู†ูŽ ุงู„ุณู‘ูŽู…ู’ู†ู ูˆูŽ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ุฃูŽู‚ู’ุทู ูˆูŽุชูŽุฑูŽูƒูŽ ุงู„ู’ุฃูŽุถู’ุจูŽ ุชูŽู‚ูŽุฐู‘ูุฑู‹ุง ูˆูŽุฃููƒูู„ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ู…ูŽุงุฆูุฏูŽุชูู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽุŒ ูˆูŽู„ูŽูˆู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ุญูŽุฑูŽุงู…ุงู‹ ู…ูŽุง ุฃููƒูู„ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ู…ูŽุงุฆูุฏูŽุฉู ุฑูŽุณููˆู’ู„ู ุงู„ู„ู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ

Bahwa bibinya memberi hadiah kepada Rasulullah saw berupa mentega, daging biawak dan keju, lalu beliau memakan mentega dan keju dengan meninggalkan daging biawak karena merasa jijik, tetapi daging itu dimakan di meja makan rasulullah saw, seandainya haram maka tak akan dimakan di meja Rasulullah saw

Contoh hadis sifat, yaitu hadis yang memuat sifat pribadi nabi saw, adalah hadis dari Anas ra;

ูƒูŽุงู†ูŽ ุฑูŽุณููˆู’ู„ู ุงู„ู„ู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ุฑูŽุจู’ุนูŽุฉู‹ ู„ูŽูŠู’ุณูŽ ุจูุงู„ุทู‘ูŽูˆููŠู’ู„ู ูˆูŽู„ุงูŽ ุจูุงู„ู’ู‚ูŽุตููŠู’ุฑู ุญูŽุณูŽู†ู ุงู„ู’ุฌูุณู’ู…ู ูˆูŽูƒูŽุงู†ูŽ ุดูŽุนู’ุฑูู‡ู ู„ูŽูŠู’ุณูŽ ุจูุฌูŽุนู’ุฏู ูˆูŽู„ุงูŽ ุณูŽุจู’ุทู ุฃูŽุณู’ู…ูŽุฑู ุงู„ู„ู‘ูŽูˆู’ู†ู ุฅูุฐูŽุง ู…ูŽุดูŽู‰ ูŠูŽุชูŽูƒูŽูู‘ูŽุฃู

Rasulullah itu tingginya sedang, tidak tinggi dan tidak pendek, tubuhnya bagus, rambutnya tidak keriting dan tidak lurus, warnanya coklat, apabila berjalan rambutnya bergoyang.

20/03/2021

KISAH PILU BAGINDA RASULULLAH SAW.

Isyarat dekatnya ajal Rasulullah dimulai ketika beliau beriktikaf selama 20 hari di bulan Ramadhan tahun 10 Hijriyah. Sebelum ajal menjemput, beliau memang sakit sampai tidak bisa mengimami salat jamaah di masjid. Hingga pada suatu hari datanglah Malaikat maut bertamu ke rumah beliau untuk mengambil ruh Rasulullah yang mulia. Kedatangan tamu itu sebenarnya ditolak oleh putri tercinta Sayyidah Fatimah Az-Zahra radhiyallahu 'anha, tetapi setelah Rasulullah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… menjelaskan bahwa yang datang adalah Malaikat maut, akhirnya Fatimah mempersilakan masuk.

Malaikat maut datang menghampiri, Rasulullah menanyakan kenapa Malaikat Jibril tidak ikut menyertainya. Kemudian dipanggillah Jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini. Ketika Jibril datang ke hadapan Rasulullah , beliau berkata: "Ya Jibril, jelaskan apa hakku nanti di hadapan Allah?" tanya Rasululllah dengan suara yang lemah.

"Pintu-pintu langit telah terbuka, para Malaikat telah menanti ruhmu. Semua surga terbuka lebar menanti kedatanganmu," kata Jibril. Tapi itu ternyata jawaban itu tidak membuatkan Rasulullah lega, mata beliau masih penuh kecemasan.

"Apakah Engkau tidak senang mendengar kabar ini?" tanya Jibril lagi.

"Kabarkan kepadaku bagaimana nasib umatku kelak?" ucap Rasulullah .

"Jangan khawatir, wahai Rasul Allah, aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku: 'Kuharamkan surga bagi siapa saja, kecuali umat Muhammad telah berada di dalamnya," kata Jibril.

Detik-detik semakin dekat, saatnya Malaikat maut menjalankan tugasnya. Perlahan ruh Rasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang. "Jibril, betapa sakit sakaratul maut ini." ucap beliau.

Perlahan Rasulullah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… mengaduh. Putri tercinta Fatimah pun hanya bisa terpejam, Sementara Sayyidina Ali radhiallahu 'anhu yang di sampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan wajahnya. "Jijikkah engkau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?" ujar Rasulullah pada Malaikat pengantar wahyu itu.

"Siapakah yang sanggup melihat kekasih Allah direnggut ajal," kata Jibril . Sesaat kemudian terdengar Rasulullah mengaduh karena sakit yang tidak tertahankan lagi.

"Ya Rabb, dahsyat nian maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada umatku," ucap Nabi.

"Badan Rasulullah mulai dingin, kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi. Bibir beliau bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu, Ali mendekatkan telinganya. "Uushiikum bissholaati, wamaa malakat aimaanukum (peliharalah salat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu),โ€ ucap Nabi dengan suara yang amat lirih.

Di luar, pintu tangis mulai terdengar bersahutan, para sahabat saling berpelukan. Sayyidah Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan. "Ummatii, ummatii, ummatiii!".

Dan, berakhirlah hidup manusia paling mulia Rasulullah Muhammad ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…. Kalimat kecintaan beliau terhadap umatnya, hingga beliau menginginkan semua siksa maut umatnya ditimpakan kepada beliau. Bukan hanya itu, ketika ajal sudah di tenggorokan Beliau masih memikirkan umatnya "Ummatii, ummatii, ummatiii".

Tinggalkan Dua Wasiat
Ketika Rasulullah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… menahan sakitnya sakaratul maut, beliau masih sempat berpesan sebagai tanda cintanya kepada umatnya. "Uushiikum bissholaati, wamaa malakat aimaanukum (peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah di antaramu)."

Dalam riwayat shahih, disebutkan:

ุนูŽู†ู’ ุฃูู…ูู‘ ุณูŽู„ูŽู…ูŽุฉูŽ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ุง, ุฃูŽู†ูŽู‘ ุงู„ู†ูŽู‘ุจูู‰ูŽู‘ -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ุญููŠู†ูŽ ุญูุถูุฑูŽ ุฌูŽุนูŽู„ูŽ ูŠูŽู‚ููˆู„ู ยซ ุงู„ุตูŽู‘ู„ุงูŽุฉูŽ ุงู„ุตูŽู‘ู„ุงูŽุฉูŽ ูˆูŽู…ูŽุง ู…ูŽู„ูŽูƒูŽุชู’ ุฃูŽูŠู’ู…ูŽุงู†ููƒูู…ู’ ยป.

"Ummu Salamah radhiyallahu 'anha meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam ketika dalam keadaan sekarat bersabda: "Jagalah salat, jagalah salat, dan orang-orang lemah di antaramu". (HR Ahmad)

26/02/2021

SA'ID BIN ZAID Ra

Sa'id bin Zaid al Adawy RA merupakan kelompok sahabat yang memeluk Islam pada masa-masa awal, sehingga ia termasuk dalam kelompok as Sabiqunal Awwalun. Ia memeluk Islam bersama istrinya, Fathimah binti Khaththab, adik dari Umar bin Khaththab. Sejak masa remajanya di masa jahiliah, ia tidak pernah mengikuti perbuatan-perbuatan yang umumnya dilakukan oleh kaum Quraisy, seperti menyembah berhala, bermain judi, minum minuman keras, main wanita dan perbuatan nista lainnya.Sikap dan pandangan hidupnya ini ternyata diwarisi dari ayahnya, Zaid bin Amru bin Naufal.

Sejak lama Zaid bin Amru telah meyakini kebenaran agama Ibrahim, tetapi tidak mengikuti Agama Yahudi dan Nashrani yang menurutnya telah jauh menympang dari agama Ibrahim. Ia tidak segan mencela cara-cara peribadatan dan perbuatan jahiliah dari kaum Quraisy tanpa rasa takut sedikitpun. Ia pernah bersandar di dinding Ka'bah ketika kaum Quraisy sedang melakukan ritual-ritual penyembahannya, dan ia berkata, "Wahai kaum Quraisy, apakah tidak ada di antara kalian yang menganut agama Ibrahim selain aku??"

Zaid bin Amru juga sangat aktif menentang kebiasaan kaum Quraisy mengubur hidup-hidup anak perempuannya, karena dianggap sebagai aib, seperti yang pernah dilakukan Umar bin Khaththab di masa jahiliahnya. Ia selalu menawarkan diri untuk mengasuh anak perempuan tersebut. Ia juga selalu menolak memakan daging sembelihan yang tidak disebutkan nama Allah saat penyembelihannya, dan juga penyembelihan untuk berhala-berhala.

Seakan-akan ia memperoleh ilham, ia pernah berkata kepada sahabat dan kerabatnya, "Aku sedang menunggu seorang Nabi dari keturunan Ismail, hanya saja, rasanya aku tidak akan sempat melihatnya, tetapi saya beriman kepadanya dan meyakini kebenarannyaโ€ฆ..!!"

Zaid bin Amru sempat bertemu dan bergaul dengan Nabi Muhammad SAW sebelum beliau dikukuhkan sebagai Nabi dan Rasul, sosok pemuda ini (yakni, Nabi Muhammad SAW) sangat mengagumkan bagi dirinya, di samping akhlaknya yang mulia, pemuda ini juga mempunyai pandangan yang sama dengan dirinya tentang kebiasaan dan ritual jahiliah kaum Quraisy. Tetapi Zaidmeninggal ketika Kaum Quraisy sedang memperbaiki Ka'bah, yakni, ketika Nabi SAW berusia 35 tahun.

Dengan didikan seperti itulah Sa'id bin Zaid tumbuh dewasa, maka tak heran ketika Nabi SAW menyampaikan risalahnya, ia dan istrinya langsung menyambut seruan beliau. Tak ada ketakutan dan kekhawatiran walau saat itu kaum Quraisy melancarkan siksaan yang tak terperikan kepada para pemeluk Islam, termasuk Umar bin Khaththab, kakak iparnya sendiri yang merupakan jagoan duel di pasar Ukadz. Hanya saja ia masih menyembunyikan keislamannya dan istrinya. Sampai suatu ketika Umar yang bertemperamen keras itu mengetahuinya juga.

Ketika itu Sa'id dan istrinya sedang mendapatkan pengajaran al Qur'an dari sahabat Khabbab bin Arats,tiba-tiba terdengar ketukan, atau mungkin lebih tepat gedoran di pintu rumahnya. Ketika ditanyakan siapa yang mengetuk tersebut, terdengar jawaban yang garang, "Umar..!!"

Suasana khusyu' dalam pengajaran al Qur'an tersebut menjadi kacau, Khabbab segera bersembunyi sambilterus berdoa memohon pertolongan Allah untuk mereka. Sa'id dan istrinya menuju pintu sambil menyembunyikan lembaran-lembaran mushaf di balik bajunya. Begitu pintu dibuka oleh Sa'id, Umar melontarkan pernyataan keras dengan sorot mata menakutkan, "Benarkan desas-desus yang kudengar, bahwa kalian telah murtad?"

Sebelum kejadian itu, sebenarnya Umar telah membulatkan tekad untuk membunuh Nabi SAW. Kemarahannya telah memuncak karena kaum Quraisy jadi terpecah belah, mengalami kekacauan dan kegelisahan, penyebab kesemuanya itu adalah dakwah Islamiah yang disampaikan Nabi SAW. Dalam pemikiran Umar, jika ia menyingkirkan/membunuh beliau, tentulah kaum Quraisy kembali tenang seperti semula. Tetapi di tengah perjalanan, ia bertemu dengan Nu'aim bin Abdulah yang memberitahukan kalau adiknya, Fathimah dan suaminya telah memeluk Islam. Nu'aim menyarankan agar ia mengurus kerabatnya sendiri saja, sebelum mencampuri urusan orang lain. Karena itu, tak heran jika kemarahan Umar itu tertumpah kepada keluarga adiknya ini.

Sebenarnya Sa'id melihat bahaya yang tampak dari sorot mata Umar. Tetapi keimanan yang telah merasuk seolah memberikan tambahan kekuatan yang terkira. Bukannya menolak tuduhan, ia justru berkata, "Wahai Umar, bagaimana pendapat anda jika kebenaran itu ternyata berada di pihak mereka ??"

Mendengar jawaban itu, Umar langsung menerkam Sa'id, memutar kepalanya kemudian membantingnya ke tanah, setelah itu Umar menduduki dada Sa'id. Sepertinya Umar ingin memberikan pukulan pamungkas untuk Sa'id, seperti kalau ia mengakhiri perlawanan musuhnya ketika sedang berduel di pasar Ukadz. Fathimah mendekat untuk membela suaminya, tetapi ia mendapat tinju keras Umar di wajahnya sehingga terjatuh dan darah mengalir dari bibirnya. Keadaan Sa'id sangat kritis, ia bukan lawan duel sebanding dengan Umar, dan ia hanya bisa pasrah jika Umar akan menghabisinya.

Tetapi tiba-tiba terdengar pekikan keras istrinya, Fathimah. Bukan ketakutan, tetapi pekikan perlawanan dan permusuhan dengan penuh keberanian, "Hai musuh Allah, kamu berani memukul saya karena saya beriman kepada Allahโ€ฆ! Hai Umar, perbuatlah yangkamu s**a, karena saya akan tetap bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah, dan bahwa Muhammad adalahRasullullahโ€ฆ!"

Umar tersentak bagai disengat listrik, pekikan itu seakan menembus ulu hatinya โ€ฆ terkejut dan heran. Umar bin Khaththab seakan tak percaya, wanita lemah ini, yang tidak lain adiknya sendiri berani menentangnya. Tetapi justru dari keheranan dan ketidak-percayaannya ini, amarahnya menjadi reda, dan kemudian menjadi titik balik ia memperoleh hidayah dan akhirnya memeluk Islam.

Sebagaimana sahabat-sahabat yang memeluk Islam pada masa awal, Saโ€™id bin Zaid merupakan sosok yang banyak menghabiskan waktunya untuk beribadah, seorang alim yang sangat zuhud. Hampir tidak pernah tertinggal dalam berbagai pertempuran dalam menegakkan panji-panji keimanan. Ia tidak mengikuti perang Badar, karena saat itu ia ditugaskan Nabi SAW untuk tugas mata-mata ke Syam bersama Thalhah bin Ubaidillah. Tetapi beliau menetapkannya sebagai Ahlul Badr dan memberikan bagian ghanimah dari perang Badar, walau secara fisik tidak terjun dalam pertempuran tersebut. Ada tujuh sahabat lainnya seperti Sa'id, tidak mengikuti perang Badar, tetapi Nabi SAW menetapkannya sebagai Ahlul Badr.

Sa'id juga termasuk dalam kelompok sepuluh sahabat yang dijamin oleh Nabi SAW akan masuk surga dalam masa hidupnya. Sembilan sahabat lainnya adalah, empat sahabat Khulafaur Rasyidin, Abdurrahman bin Auf, Sa'd bin Abi Waqqash, Zubair bin Awwam, Thalhah bin Ubaidillah dan Abu Ubaidah bi Jarrah R.Hum.

Sa'id sempat mengalami masa kejayaan Islam, di mana wilayah makin meluas dan makin banyak lowongan jabatan. Sesungguhnyalah ia pantas memangku salah satu dari jabatan-jabatan tersebut, tetapi ia memilih untuk menghindarinya. Bahkan dalam banyak pertempuran yang diterjuninya, ia lebih memilih menjadi prajurit biasa. Dalam suatu pas**an besar yang dipimpin oleh Sa'd bin Abi Waqqash, setelah menaklukan Damaskus,Sa'd menetapkan dirinya sebagai wali negeri/gubernur di sana. Tetapi Sa'id bin Zaid meminta dengan sangat kepada komandannya itu untuk memilih orang lain memegang jabatan tersebut, dan mengijinkannya untuk menjadi prajurit biasa di bawah kepemimpinannya. Ia ingin terus berjuang menegakkan kalimat Allah dan panji-panji kebenaran, suatu keadaan yang tidak bisa dilakukannyan jika ia memegang jabatan wali negeri.

Seperti halnya jabatan yang dihindarinya, begitu juga dengan harta dan kemewahan dunia. Tetapi sejak masa khalifah Umar, harta kekayaan datang melimpah-ruah memenuhi Baitul Mal (Perbendaharaan Islam), sehingga mau tidak mau, sahabat-sahabat masa awal seperti Saโ€™id bin Zaid akan memperoleh bagian juga. Bahkan khalifah Umar memberikan jatah (bagian) lebih banyak daripada bagian sahabat yang memeluk Islam belakangan, yaitu setelah terjadinya Fathul Makkah. Namun, setiap kali ia memperoleh pembagian harta atau uang, segera saja ia menyedekahkannya lagi, kecuali sekedarnya saja.

Namun dengan cara hidupnya yang zuhud itu, masih juga ada orang yang memfitnah dirinya bersikap duniawiah. Peristiwa itu terjadi pada masa pemerintahan Muawiyah, ketika ia telah menghabiskan sisa hidupnya hanya untuk beribadah di Madinah. Seorang wanita bernama Arwa binti Aus menuduh Saโ€™id telah merampas tanah miliknya. Pada mulanya Saโ€™id tidak mau terlalu perduli atau melayani tuduhan tersebut, ia hanya membantah sekedarnya dan menasehati wanita itu untuk tidak membuat kedustaan. Tetapi wanita itu tetap saja dengan tuduhannya, bahkan ia melaporkan kepada gubernur Madinah.

Marwan bin Hakam, gubernur Madinah yang masih paman dari Muawiyah, atas laporan Arwa bin Aus itu memanggil Saโ€™id untuk mempertanggung-jawabkan tindakannya. Setelah menghadap, Saโ€™id membantah tuduhan itu, ia berkata, โ€œApakah mungkin aku mendzalimi wanita ini (yakni merampas tanahnya), sedangkan aku mendengar sendiri Rasulullah SAW bersabda : Barang siapa yang mendzalimi seseorang dengan sejengkal tanah, maka Allah akan melilitnya dengan tujuh lingkaran bumi pada hari kiamat kelak!!โ€

Saโ€™id memang meriwayatkan beberapa hadits Nabi SAW, termasuk hadits yang dijadikan hujjahnya itu. Ada hadits senada lainnya yang juga diriwayatkannya, yakni : Barang siapa yang berbuat dzalim terhadap sejengkal tanah, maka akan dikalungkan kepadanya tujuh lapis bumi, dan barang siapa yang terbunuh karena membela hartanya, maka ia mati syahid.

Kemudian Saโ€™id berbalik menghadap kiblat dan berdoa, โ€œYa Allah, apabila dia (wanita itu) sengaja membuat-buat kebohongan ini, janganlah engkau mematikan dirinya kecuali setelah ia menjadi buta, dan hendaklah Engkau jadikan sumurnya sebagai kuburannyaโ€ฆ!!โ€

Beberapa waktu kemudian Arwa binti Aus menjadi buta, dan dalam keadaan seperti itu ia terjatuh ke dalam sumur miliknya sendiri dan mati di dalamnya. Sebenarnya saat itu Saโ€™id berdoa tidak terlalu keras, tetapi beberapa orang sempat mendengarnya. Mereka segera saja mengetahui kalau Saโ€™id bin Zaid dalam kebenaran, dan doanya makbul. Namanya dan kebaikannya jadi semakin dikenal, dan ia banyak didatangi orang untuk minta didoakan.

Seperti halnya jabatan dan harta kekayaan, ke-terkenal-an (popularitas) juga tidak dis**ai oleh Saโ€™id bin Zaid ini. Walaupun ia sebagai sahabat as sabiqunal awwalin, selalu berjuang dan berjihad di jalan Allah setiap kali ada kesempatan, dan menghabiskan waktu dengan ibadah ketika sedang โ€˜menggantungkan pedangโ€™, bahkan telah dijamin masuk surga oleh Rasulullah SAW ketika masih hidup bersama (hanya) sembilan sahabat lainnya, tetapi ia tidak terlalu menonjol dan terkenal dibanding sahabat-sahabat lainnya yang memeluk Islam belakangan, seperti misalnya Khalid bin Walid, Amr bin Ash, Salman al Farisi dan lain-lainnya. Hal ini terjadi karena ia memang lebih s**a โ€˜menyembunyikan diriโ€™, lebih asyik menyendiri dalam ibadah bersama Allah, walau secara lahiriah ia berada di antara banyak sahabat lainnya. Setelah peristiwa dengan Arwa bin Aus dan banyak orang yang mendatangi dirinya, Saโ€™id merasa tidak nyaman. Apalagi kehidupan kaum muslimin saat itu, walau tinggal di Madinah, tetapi makin banyak saja yang โ€˜mengagung-agungkanโ€™ kemewahan dunia. Jejak kehidupan Nabi SAW dan para sahabat masa awal, baik dari kalangan Muhajirin ataupun Anshar, yang selalu sederhana dan zuhud terhadap dunia sedikit demi sedikit mulai memudar. Karena itu Saโ€™id pindah ke daerah pedalaman, yakni di Aqiq, dan ia wafat di sana pada tahun 50 atau 51 hijriah. Tetapi jenazahnya dibawa pulang ke Madinah oleh Sa'd bin Abi Waqqash dan Abdullah bin Umar, keponakannya sendiri, kemudian dimakamkan di Baqi, di antara beberapa sahabat Rasulullah SAW lainnya.

25/02/2021

Besok papa datang yaa..

22/02/2021

Apakah kita semua Lupaa???
1/1 Ulama musnah dan di musnahkan..

18/02/2021

STOP GHIBAH..!!!!

17/02/2021

Anak Raja mandi di kali,mandi nya tampa penutup,
dikala stasiun NET Mediatama Televisi selalu hina vtube saya yakin sebentar lagi bakal iri sampai struk. ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜€

14/02/2021

Berhati hatilah saudara muslim ku semua. dalam mmbaca Al-qur'an dan memilih mushaf.

bagikanlah agar semua saudara kita sedunia tau.!! semoga Allah memberi cahaya petunjuk kpada kalian yg membagikan postingan ini.

Want your business to be the top-listed Media Company in Pekanbaru?
Click here to claim your Sponsored Listing.

Videos (show all)

Saya iri melihat abu Ubaidah.
Waduuuuhhh...

Category

Telephone

Address


Lintas Timur Ukui
Pekanbaru

Other Digital creator in Pekanbaru (show all)
123 Great Ideas 123 Great Ideas
Pekanbaru, -

Berbagi Selama masih berguna. Keep Your Smile ๐Ÿค—

fajar tri fajar tri
Belinis
Pekanbaru, 28476

Ig.fajartri.2107

Yunita channel Yunita channel
Pekanbaru

Habib busana Habib busana
Desa Giri Sako, Logas Tanah Darat, Kuantan Singingi, Pekanbaru
Pekanbaru, 29556

hai... silahkan klik link dibawah yaa...

Tukang Shopping Tukang Shopping
Pekanbaru

Melakukan yang terbaik untuk membuat Anda terlihat lebih baik๐Ÿ˜Š ikuti halaman kami ya happy shopping_

jumida Tumorang sian Dolok sanggul jumida Tumorang sian Dolok sanggul
Pekanbaru

berbagi pengalaman

bangkai balhum adallu bangkai balhum adallu
Jalan Cipta Karya Prumahan Padimas Citra 1 Blok B6
Pekanbaru, 28291

calon bangkai yang menjinikan

Kampoeng Surga. Kampoeng Surga.
Jalan Inpres
Pekanbaru, 28294

Dengar Simak Dan Sampaikan/Bagikan.

Pradicha Bagas Pratama Pradicha Bagas Pratama
Surakarta
Pekanbaru

https://vm.tiktok.com/ZSeAbATGn/

Teknisi ponsel Teknisi ponsel
Jalan Jendsudirman
Pekanbaru

Inne Kurnia Vlog Inne Kurnia Vlog
Pekanbaru, 28115

๐Ÿ’cuma IRT biasa yg hobby DIY, beberes,memasak,menabung dan menanam. ๐ŸŒนHidup sederhana apa adanya ๐ŸŒน

Halamanku Halamanku
Pekanbaru

Mancing apa saja bolo menghibur dan semoga terhibur bolo๐Ÿ‘